Selingkuh atau Setia??
Entah kenapa banyak orang beranggapan bahwa
lebih banyak cowok yang selingkuh daripada cewek, padahal yang saya tahu hingga
kini cowok atau cewek memiliki kesempatan yang sama untuk selingkuh, karena
perselingkuhan bukan persoalan gender, tergantung seberapa kuat seseorang
menahan diri, pikiran, serta hatinya. sebab segala sesuatu berangkat dari hati, hatilah yang selalu memulai segalanya. Pertanyaannya sekarang, sebenarnya apa sih yang menyebabkan
seseorang mulai bersikap manis pada lawan jenis yang bukan pasangannya, kemudian membiarkan dirinya
nyaman, sampai akhirnya memutuskan untuk memulai sebuah hubungan yang baru
tanpa memutuskan hubungan yang telah dijalani sebelumnya? bosan, merasa tidak nyaman
dengan pasangan, ini beberapa alas an yang kerap mereka utarakan, atau lebih bodoh lagi bahwa mereka selingkuh hanya ingin
bermain-main.
entahlah. Satu hal yang saya tahu dan yakini, bahwa mereka yang selingkuh,
entah itu cowok atau cewek sebenarnya merasakan kegelisahan yang mereka
ciptakan sendiri dalam hatinya, namun terkadang mereka lebih memilih
kenikamatan sesaat yang ditawarkan dari perselingkuhan itu. disadari atau
tidak, perselingkuhan sebenarnya hanya menenggelamkan kita jauh ke dasar laut,
kalaupun ia sempat membawa kita terbang, toh akhirnya kita akan terhempas, dan
itu akan lebih menyakitkan. sejarah mencatat bahwa mereka
yang pernah terjatuh akibat perselingkuhan tidak akan bisa berjalan seperti
sediakala. kalaupun ada yang menolak, namun inilah faktamya. selingkuh
itu memang racun, baik bagi korban maupun pelaku itu sendiri. sudah tahu begini
lantas mengapa beberapa orang masih mau selingkuh? Padahal katanya kesetian merupakan
hal yang paling penting dalam sebuah hubungan, banyak orang bilang bahwa tanpa
kesetiaan sebuah hubungan akan mudah hancur dan tidak akan bertahan lama. Yup,
barangkali pernyataan tadi benar, jika sebuah hubungan ibarat tubuh, maka sudah
pasti kesetian adalah air, atau anggap saja kesetiaan itu udara yang akan
memberi kehidupan bagi siapa saja yang menghirupnya. Berbeda dengan perselingkuhan, kesetiaan justru
dapat mengantarkan seseorang pada puncak tertinggi sebuah hubungan, disana
mereka bisa memetik buah dari kesetiaan yang ditanamnya. Selama kesetiaan itu
terawat dengan baik, seseorang tidak akan pernah terjatuh. Lantas adakah orang yang
bisa setia pada satu pasangan? ya, tentu masih banyak orang yang lebih pintar
dalam memilih jalan hidupnya, mereka yang bisa menggunakan hati dan pikirannya
dengan lebih baik tidak akan membawa dirinya pada roda kehancuran, kalaupun
mungkin beberapa orang beranggapan bahwa orang seperti ini
adalah orang yang tidak menyukai tantangan, namun apakah tantangan dalam hidup
ini hanya
bisa ditemukan dengan cara-cara yang merugikan? MENGAPA HARUS MENANAM DURI PADAHAL MAWAR SUDAH BERDURI.
*Gelap malam, 22 maret
Komentar
Posting Komentar